Saat renovasi kamar mandi, kloset lama sering diganti karena sudah kusam atau bermasalah. Namun, memilih kloset hanya berdasarkan harga atau tampilan sering menimbulkan masalah baru. Kloset yang tidak sesuai ukuran ruang bisa membuat area terasa sempit dan tidak nyaman.
Selain itu, sistem pembuangan kloset harus sesuai dengan instalasi yang ada. Kontraktor sering menemukan kloset bagus secara desain, tetapi tidak cocok dengan posisi pipa. Akibatnya, biaya renovasi kamar mandi justru membengkak karena perlu bongkar ulang.
Tips Tentukan Jenis Kloset
1. Kloset Duduk atau Kloset Jongkok
Jenis kloset menjadi pertimbangan awal. Kloset duduk memberi kenyamanan lebih, terutama untuk rumah modern dan keluarga. Sementara itu, kloset jongkok masih dipilih di beberapa proyek karena dianggap lebih hemat ruang dan mudah dirawat.
Mandor biasanya menyesuaikan pilihan dengan kebiasaan penghuni dan konsep desain. Untuk renovasi kamar mandi rumah lama, tukang juga perlu memastikan struktur lantai mendukung jenis kloset yang dipilih.
2. One Piece atau Two Piece
Kloset one piece terlihat lebih modern dan mudah dibersihkan karena minim sambungan. Namun, harganya cenderung lebih tinggi. Kloset two piece lebih fleksibel dan mudah dipasang, sehingga sering dipilih kontraktor untuk proyek renovasi kamar mandi dengan anggaran terbatas.
3. Sesuaikan Ukuran Kloset dengan Ruang
Ukuran kloset harus seimbang dengan luas kamar mandi. Kloset yang terlalu besar akan menyulitkan pergerakan. Tukang biasanya mengukur jarak dinding, pintu, dan shower sebelum menentukan model.
Selain itu, tinggi kloset juga perlu diperhatikan. Beberapa kloset memiliki dudukan lebih tinggi agar lebih nyaman untuk orang dewasa dan lansia.
4. Cek Posisi Pipa dan Lubang Buang
Posisi pipa pembuangan menjadi faktor krusial dalam renovasi kamar mandi. Kloset dengan sistem pembuangan yang tidak sesuai akan sulit dipasang. Oleh sebab itu, kontraktor selalu mengecek jarak lubang buang ke dinding agar kloset bisa terpasang rapi tanpa modifikasi besar.
5. Flush Tunggal atau Dual Flush
Sistem flush memengaruhi konsumsi air. Oleh sebab itu, diperlukan dual flush agar penggunaan air lebih hemat karena memiliki dua pilihan volume. Oleh sebab itu, mandor sering merekomendasikan sistem ini untuk rumah modern yang mengutamakan efisiensi.
Namun demikian, flush tunggal tetap banyak dipakai karena mekanismenya sederhana dan mudah dirawat. Oleh sebab itu, tukang biasanya menyesuaikan pilihan dengan kebutuhan proyek renovasi kamar mandi.
6. Kekuatan Siram
Kekuatan siram menentukan kebersihan kloset setelah dipakai. Kloset dengan siraman lemah akan meninggalkan noda dan bau. Oleh sebab itu, kontraktor biasanya memilih kloset dengan sistem siphon atau jet yang kuat agar perawatan lebih mudah.
7. Pilih Keramik yang Padat dan Halus
Material keramik memengaruhi daya tahan kloset. Hal tersebut dikarenakan keramik yang padat tidak mudah retak dan lebih tahan lama. Permukaan yang halus juga memudahkan pembersihan dan mencegah noda menempel.
Tukang berpengalaman selalu mengetuk permukaan kloset untuk mengecek kepadatan material sebelum pemasangan.
8. Perhatikan Kualitas Dudukan
Dudukan kloset sering diabaikan, padahal sangat berpengaruh pada kenyamanan. Dudukan berkualitas tidak mudah longgar dan tahan lama. Oleh sebab itu, mandor biasanya memilih dudukan dengan engsel kuat dan material tebal.
9. Seimbangkan Harga dan Kualitas
Harga kloset sangat bervariasi. Kloset murah memang menggoda, tetapi sering menimbulkan biaya tambahan di kemudian hari, sehingga kontraktor biasanya menyarankan kloset dengan kualitas menengah ke atas agar renovasi kamar mandi tidak perlu perbaikan ulang.
10. Pertimbangkan Biaya Pemasangan
Beberapa kloset memiliki sistem pemasangan khusus yang membutuhkan tenaga ahli. Oleh sebab itu, pemilik bangunan perlu menghitung biaya ini sejak awal agar anggaran tetap terkendali.
11. Pilih Model yang Selaras
Desain kloset harus selaras dengan konsep kamar mandi. Model minimalis cocok untuk kamar mandi modern, sementara desain klasik lebih pas untuk rumah bergaya tradisional. Mandor sering memadukan kloset dengan wastafel dan keramik agar tampil serasi.
12. Warna dan Finishing
Warna putih masih menjadi pilihan utama karena terlihat bersih dan netral. Namun, beberapa proyek renovasi kamar mandi mulai memakai warna lain untuk memberi karakter. Tukang perlu memastikan finishing kloset tahan noda dan mudah dirawat.
Kesalahan Umum Saat Memilih Kloset
Banyak proyek gagal karena pemilik rumah hanya fokus pada tampilan. Kloset yang cantik tetapi sulit dirawat akan merepotkan. Selain itu, mengabaikan sistem pipa sering membuat renovasi kamar mandi menjadi lebih mahal.
Mandor selalu mengingatkan agar semua faktor teknis dicek sebelum membeli kloset. Dengan begitu, proses pemasangan berjalan lancar dan hasilnya lebih tahan lama.
Renovasi kamar mandi akan terasa lebih sukses jika pemilihan kloset dilakukan dengan cermat. Dari jenis, ukuran, sistem flush, hingga kualitas material, semua faktor saling berkaitan. Tukang dan kontraktor yang teliti sejak awal bisa menghasilkan kamar mandi yang nyaman, rapi, dan awet digunakan.
Untuk mendapatkan lebih banyak tips seputar renovasi kamar mandi dan pemilihan material bangunan, kunjungi laman ini dan baca berbagai artikel informatif lainnya.
Saat membutuhkan kloset dan bahan bangunan berkualitas, pastikan pembelian hanya melalui distributor resmi dan terpercaya yang tersedia di sini, agar setiap proyek renovasi berjalan lebih rapi, awet, dan bebas masalah.
