Kesalahan Pemasangan Granit yang Bikin Lantai Cepat Rusak

Lantai cepat rusak sering kali bukan karena kualitas granit yang buruk, tetapi karena kesalahan saat proses pemasangan. Banyak orang fokus memilih motif dan ukuran granit tanpa memperhatikan teknik instalasi yang benar.

Padahal, granit termasuk material lantai yang membutuhkan pemasangan presisi agar hasilnya tetap kuat, rata, dan tahan lama. Jika proses pemasangannya secara sembarangan, berbagai masalah bisa muncul seperti granit retak, permukaan bergelombang, hingga granit terangkat setelah beberapa waktu setelah pemakaian.

Beberapa pembahasan mengenai pemasangan lantai batu dan granit juga menyebutkan bahwa kesalahan pada permukaan dasar, perekat, hingga proses finishing menjadi penyebab utama kerusakan lantai dalam jangka panjang.

Kenapa Pemasangan Granit Tidak Bisa Sembarangan

Granit memiliki bobot yang cukup berat dan struktur yang keras tetapi tetap bisa retak jika pemasangannya tidak tepat. Karena itu, proses instalasi granit membutuhkan permukaan dasar yang stabil, perekat yang sesuai, dan teknik pemasangan yang rapi.

Jika salah satu tahap pemasangan diabaikan, risiko kerusakan lantai bisa meningkat.

Akibatnya:

  • Granit mudah retak
  • Permukaan tidak rata
  • Nat cepat rusak
  • Granit terangkat
  • Lantai terasa kopong

Karena itu, pemasangan granit sebaiknya dilakukan dengan lebih teliti.

Kesalahan Pemasangan Granit yang Bikin Lantai Cepat Rusak

Berikut beberapa kesalahan yang paling sering terjadi saat pemasangan granit.

1. Permukaan Dasar Tidak Rata dan Tidak Stabil

Salah satu penyebab utama granit cepat retak adalah kondisi lantai dasar yang tidak rata atau kurang stabil. Permukaan dasar yang bergelombang dapat menciptakan tekanan tidak merata pada granit.

Akibatnya:

  • Granit mudah pecah
  • Permukaan lantai bergelombang
  • Muncul suara kopong
  • Nat cepat retak

Karena itu, proses leveling lantai menjadi tahap penting sebelum pemasangan dimulai.

2. Salah Pilih Mortar atau Perekat

Tidak semua perekat cocok untuk granit. Penggunaan mortar biasa yang tidak sesuai dapat membuat daya rekat kurang maksimal sehingga granit mudah lepas atau retak.

Selain itu, campuran mortar yang terlalu encer atau terlalu kental juga bisa memengaruhi hasil pemasangan.

Karena itu, penggunaan mortar khusus granit lebih disarankan agar:

  • Daya rekat lebih kuat
  • Granit lebih stabil
  • Risiko granit terangkat lebih kecil
  • Hasil pemasangan lebih presisi

3. Pemasangan Tidak Rata dan Kurang Presisi

Pemasangan granit membutuhkan ketelitian tinggi karena ukuran granit biasanya cukup besar. Jika pemasangan tidak presisi, permukaan lantai bisa terlihat naik turun atau tidak sejajar.

Kesalahan ini sering menyebabkan:

  • Lantai terasa tidak nyaman diinjak
  • Sudut granit mudah pecah
  • Nat terlihat berantakan
  • Tampilan lantai kurang rapi

Karena itu, pemasangan granit sebaiknya dilakukan secara presisi dengan alat bantu leveling yang tepat.

4. Tidak Memberikan Celah Pergerakan Lantai

Granit dapat mengalami pemuaian dan penyusutan akibat perubahan suhu maupun kondisi bangunan. Jika pemasangan terlalu rapat tanpa ruang pergerakan, tekanan dapat membuat granit retak atau terangkat.

Masalah ini cukup sering terjadi pada area lantai luas.

Akibatnya:

  • Nat mudah pecah
  • Granit retak memanjang
  • Permukaan lantai terangkat

Karena itu, pemasangan granit membutuhkan expansion gap atau ruang pergerakan tertentu.

5. Perekat Tidak Menempel Merata

Kesalahan lain yang cukup sering terjadi adalah perekat tidak tersebar merata di bawah granit. Kondisi ini membuat beberapa bagian granit menjadi kosong atau tidak mendapatkan penopang penuh.

Akibatnya:

  • Granit mudah retak saat diinjak
  • Muncul suara kopong
  • Granit cepat rusak
  • Daya tahan lantai menurun

Karena itu, aplikasi mortar harus merata pada seluruh permukaan bawah granit.

6. Mengabaikan Drainase dan Kelembapan

Area yang terlalu lembap atau memiliki aliran air buruk dapat memengaruhi daya tahan granit dan perekatnya. Air yang terjebak di bawah granit dapat menyebabkan kerusakan dalam jangka panjang.

Masalah ini sering terjadi pada:

  • Area outdoor
  • Teras
  • Kamar mandi
  • Area dekat taman

Karena itu, sistem drainase dan kondisi permukaan perlu diperhatikan sebelum pemasangan dilakukan.

7. Tidak Menggunakan Tukang yang Berpengalaman

Granit membutuhkan teknik pemasangan yang berbeda daripada keramik biasa. Karena ukurannya lebih besar dan bobotnya lebih berat, pemasangan granit memerlukan ketelitian dan pengalaman.

Jika pemasangan secara asal-asalan:

  • Granit mudah retak
  • Permukaan tidak presisi
  • Hasil finishing kurang rapi
  • Lantai cepat rusak

Beberapa diskusi mengenai kerusakan tile dan granit juga banyak menyebutkan bahwa kualitas pemasangan sangat memengaruhi ketahanan lantai dalam jangka panjang.

Tips Agar Lantai Granit Lebih Awet

Agar lantai granit tetap kuat dan tahan lama, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan.

1. Gunakan Perekat Khusus Granit

Perekat khusus membantu daya rekat lebih optimal dibanding mortar biasa.

2. Pastikan Permukaan Dasar Rata

Lantai dasar yang stabil membantu mengurangi risiko retak.

3. Gunakan Granit Berkualitas

Granit berkualitas membantu hasil pemasangan lebih maksimal.

4. Perhatikan Jarak Nat dan Expansion Gap

Ruang pergerakan membantu granit tidak mudah retak akibat perubahan suhu.

5. Gunakan Tukang Profesional

Pemasangan yang rapi membantu lantai lebih awet dalam jangka panjang.

Lantai cepat rusak sering terjadi karena kesalahan saat pemasangan granit, mulai dari permukaan dasar yang tidak rata, penggunaan perekat yang salah, hingga pemasangan yang kurang presisi. Meski granit memiliki tampilan mewah dan daya tahan yang baik, proses instalasi tetap menjadi faktor penting yang menentukan kualitas lantai.

Dengan teknik pemasangan yang tepat, penggunaan mortar yang sesuai, dan tenaga kerja berpengalaman, lantai granit dapat terlihat lebih rapi, nyaman, dan tahan lama untuk penggunaan jangka panjang.

Bagi yang sedang mencari kebutuhan granit maupun material pemasangan lantai, pastikan memilih produk berkualitas agar hasil bangunan lebih maksimal dan tidak mudah rusak.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *