Dinding rumah yang tampak basah atau lembap tentu mengganggu kenyamanan dan keindahan ruangan. Kondisi ini bukan hanya mengurangi nilai estetika, tetapi juga bisa merusak struktur bangunan dalam jangka panjang. Agar tidak salah langkah, penting untuk memahami apa saja yang menjadi penyebabnya.
Berikut ini adalah enam faktor umum yang kerap memicu munculnya rembesan pada dinding rumah dan bagaimana kamu bisa mengantisipasinya.
1. Atap Bocor Bisa Mengarah ke Dinding
Kerusakan pada atap menjadi pemicu utama munculnya air yang meresap ke bagian dinding. Air hujan yang masuk dari celah-celah atap akan mengalir ke bawah dan menyebabkan dinding menjadi lembap.
Melakukan pengecekan secara berkala, terutama saat musim hujan, akan membantumu mendeteksi masalah sejak awal sebelum menyebar ke area lain.
2. Saluran Talang Air Tidak Berfungsi Maksimal
Sumbatan pada talang air karena kotoran, daun, atau puing kecil dapat menghambat aliran air. Ketika air meluber, ia akan mencari jalur tercepat—dan sering kali itu berarti mengalir melalui dinding.
Untuk mencegah hal ini, pastikan sistem drainase atap tetap bersih dan berfungsi dengan optimal sepanjang waktu.
3. Retakan Halus pada Plesteran
Plesteran yang mengalami retak halus sering kali luput dari perhatian. Padahal, celah ini menjadi titik lemah yang memungkinkan air dari luar masuk ke dalam struktur tembok.
Kamu dapat menutup retakan tersebut menggunakan bahan tahan air atau cat pelapis dinding sebelum kerusakan makin meluas.
4. Tidak Menggunakan Pelapis Anti Air Sejak Awal
Dalam proses pembangunan rumah, pelapis anti air sering kali diabaikan. Padahal, bahan ini berperan penting dalam mencegah rembesan yang berasal dari luar.
Jika kamu berencana melakukan renovasi, pertimbangkan untuk menambahkan waterproofing pada permukaan dinding yang rentan terhadap paparan air.
5. Ventilasi Kurang Baik Menyebabkan Kondensasi
Kondensasi bisa terjadi ketika sirkulasi udara di dalam rumah tidak memadai. Aktivitas seperti mandi air panas, memasak, atau menjemur pakaian di dalam ruangan memperburuk kelembapan.
Menambahkan ventilasi alami atau exhaust fan dapat membantu mengurangi risiko dinding menjadi lembap dari sisi dalam rumah.
6. Sistem Drainase Sekitar Rumah Tidak Efisien
Air hujan yang tergenang di sekitar pondasi bisa menimbulkan rembesan dari bawah ke atas. Hal ini biasanya terjadi jika permukaan tanah tidak memiliki jalur pembuangan air yang baik.
Solusinya, kamu bisa membuat saluran air atau sumur resapan untuk mengalirkan air jauh dari fondasi rumah.

Penutup
Rembesan pada dinding rumah bukan masalah sepele. Namun, kamu bisa mencegahnya dengan memahami penyebabnya lebih dini. Mulai dari perbaikan atap, perawatan saluran air, hingga pemasangan pelapis tahan air, semuanya memiliki peran penting dalam menjaga rumah tetap kering dan aman.
Dengan perhatian terhadap detail dan perawatan yang konsisten, kamu bisa menciptakan hunian yang tidak hanya indah, tapi juga bebas dari gangguan rembesan air.